Foto saya
cinta dan kasih sayang Ibu tak pernah usai, kasih sayang dan cintanya tetap sama meski anaknya telah tumbuh dewasa, bagi Ibu kita tetaplah anaknya yang dulu, anaknya yang selalu Ibu belai dan peluk dipangkuannya, Ibu memberi segala yang terbaik untuk anaknya, kedudukanmu Ibu begitu mulia dan terhormat.

Kamis, 16 Agustus 2012

Karamah Seorang Ibu

Karamah berasal dari bahasa Arab, karuma-yakrumu-karamatan. Sebagai kata, artinya mulia, murah hati, atau dermawan. Sedang sebagai istilah, karamah ialah kejadian luar biasa atau sesuatu yang menyimpang dari kebiasaan yang hanya bisa didekati dengan keimanan dan hanya diberikan kepada wali.

Wali juga berasal dari bahasa Arab, waliya-yali. Sebagai kata, artinya orang yang amat dekat. Sedang sebagai istilah, maknanya adalah mukmin yang shalih, bertaqwa, taat kepada perintah ALLAH yang ketaatannya terus-menerus tanpa diselang-selingi perbuatan maksiat.

Adapun menurut Yusuf bin Ismail An-Nabhani dalam kitabnya Jaami’u Karaamatil Aulia, wali artinya orang yang dekat kepada ALLAH, disebabkan ketaatan, istiqamah, dan keikhlasannya, maka ALLAH pun akan dekat kepadanya dengan melimpahkan rahmat, kebajikan, dan kurnia-Nya, dan diberikan kepadanya segala kemudahan. Pada saat itu terjadilah perwalian, yakni orang itu dinamakan “wali”, atau ALLAH senantiasa melindunginya, sehingga terhadap dirinya tidak perlu ada kekhawatiran. Dan ALLAH memberikan kepadanya berbagai kelebihan yang tidak diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang lain, berupa kejadian atau peristiwa luar biasa yang menyimpang dari kebiasaan, atau doa yang mustajab.

Dalam kehidupan, orang banyak mencari para wali, baik mereka masih hidup maupun sudah meninggal dunia. Mereka memohon kepada ALLAH, melalui keberkahan para wali, agar kehidupan mereka menjadi lebih baik, lebih lancar, dan sukses. Bahkan mereka rela datang dari tempat yang jauh dengan perjalanan berhari-hari.

Tapi sayang, ada satu karamah yang banyak dilupakan orang, yakni karamah seorang Ibu. Dialah yang dimuliakan ALLAH tiga kali lipat dibanding kemuliaan Ayah. Dialah karamah di atas segala karamah yang ada di muka bumi. Dialah figur yang digambarkan oleh Rasulullah SAW sebagai sosok manusia yang memiliki doa yang sangat mustajab melebihi dari doa-doa makhluk lainya. Nabi SAW bersabda, "Doa orangtua kepada anaknya seperti doa nabi kepada umatnya."

Dikisahkan, ada seorang sahabat yang ingin ikut berperang dengan Rasulullah. Ia memiliki seorang ibu yang telah tua. Maka dikatakan Nabi SAW kepadanya, “Pulanglah, berbaktilah kepada Ibumu, sesungguhnya surga berada di bawah telapak kakinya.” Hadits ini membuktikan bahwa berbakti kepada orangtua sebanding dengan para pejuang yang berjihad di medan perang. 

Dari kebesaran kewalian seorang Ibu, Rasulullah SAW telah berpesan kepada Umar dan Ali RA untuk meminta doa dari seorang wali yang shalih, taat, dan berbakti kepada Ibunya, yakni Uais Al-Qarni. Ia sangat cinta kepada ibunya yang lumpuh. Ia rela berkorban segala-galanya demi mendapatkan keridhaan Ibunya.

Rasulullah berpesan, “Nanti, pada zamanmu, akan lahir seorang manusia yang doanya sangat mustajab. Pergi dan carilah dia. Dia akan datang dari arah Yaman, dia dibesarkan di Yaman. Kalau kamu berdua berjumpa dengannya, mintalah doa darinya untuk kamu berdua.”

Umar dan Ali RA bertanya, “Apa yang patut kami minta dari Uais Al-Qarni, ya Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Mintalah kepadanya agar ALLAH menghapuskan dosa-dosa kalian.”

Itulah Uais Al-qarni, yang rela memangku ibunya yang lumpuh dengan kedua tangannya berjalan kaki dari Yaman ke Makkah di saat melakukan ibadah haji, memangkunya di saat mengerjakan thawaf, sai, dan wukuf di Padang Arafah. Dan juga ia rela memangku ibunya dengan kedua tangannya berjalan kaki di saat kembali dari Makkah ke Yaman.

Sayyidina Ali dan Umar RA termasuk sepuluh sahabat nabi yang dijamin masuk surga. Mereka diperintahkan untuk meminta doa kepada Uais Al-Qarni, yang taat dan patuh kepada Ibunya. Sahabat Nabi SAW adalah manusia-manusia mulia dan dimuliakan Allah. Sahabat Nabi SAW adalah mereka yang hidup di zaman Nabi SAW, mengenal dan melihat langsung beliau, membantu perjuangan beliau dan meninggal dalam keadaan beriman. Jumlah sahabat Nabi SAW sangat banyak dan tak terhitung.

Dalam kitab Rijal Haula Ar-Rasul, oleh Khalid Muhammad Khalid disebutkan bahwa para sahabat Nabi SAW yang paling utama jumlahnya lebih dari 60, yakni mereka yang sangat dekat dengan Nabi SAW. Mereka disebut pengikut atau murid yang dekat dengan Nabi SAW. Mereka mempunyai status atau kedudukan yang penting dalam dunia Islam, karena mereka adalah pengikut Nabi yang banyak memberi andil dalam dakwah Nabi SAW. 

Derajat sahabat Nabi SAW menurut para ulama terbagi dalam beberapa tingkatan. Pertama, para sahabat yang masuk Islam di Makkah sebelum melakukan hijrah, seperti Khulafaur Rasyidin, yaitu empat khalifah: Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali RA. Kedua, sahabat yang dijamin masuk surga. Ketiga, para sahabat yang ikut serta pada Perang Badar. Keempat, para sahabat yang ikut serta pada Perang Uhud. Kelima, para sahabat yang ikut serta pada Bai’at Ridhwan. Dan keenam, sahabat-sahabat lainnya yang jumlah mereka tidak sedikit.

Kepastian sepuluh sahabat nabi SAW masuk surga banyak sekali disebut dalam hadits shahih. Semua hadits itu wajib diimani. Di antaranya hadits dari Abdurrahman bin ‘Auf RA, ia berkata bahwa Nabi SAW bersabda, “Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Az-Zubair di surga, Abdurrahman bin ‘Auf di surga, Sa’d bin Abi Waqqash di surga, Said bin Zaid bin ‘Amru bin Nufail di surga, dan Abu ‘Ubaidah ibnul Jarrah di surga.” (HR At-Tirmizy dan Al-Baghawi dalam Al-Mashabih fil Hisan).

Wallahu 'alam.


dikutip dari http://majalah-alkisah.com

11 komentar:

  1. Demikianlah besarnya darjat anak yang berbuat baik kepada ibu. Justeru, berbaktilah kpd ibu selagi hayat dikandung badan..

    Salam ukhwah drp saya. Terima kasih atas kunjungan ke IB

    BalasHapus
  2. yup...
    kasih ibu tiada tandingan...
    tak lupa juga abah.
    semoga kita semua diberi peluang utk membalas jasa mereka.

    BalasHapus
  3. salam, buat semua sahabat yang komentar trimakasih kunjungannya ya..

    BalasHapus
  4. sy folo disini
    http://gilamodified.blogspot.com

    BalasHapus
  5. Ibu hatinya seluas samudera ,ia melahirkan semesta,dan dipundaknya tempat kepulangan setiap duka luka bagi anak-anaknya,,ibu segalanya bagiku salam dari nimas

    BalasHapus
  6. hargailah ibu selagi dia masih ada.. :(

    BalasHapus
  7. singgah sini ucap slamat hri raya aidilfitri.

    trima kasih byk2 ats info yg berguna dlm blog ini :)

    BalasHapus
  8. setiap baca blog anda selalu ingat dosa-dosaku terhadap ibu dan jadi terus berusaha lebih menghargainya, terimakasih ya

    BalasHapus