Foto saya
cinta dan kasih sayang Ibu tak pernah usai, kasih sayang dan cintanya tetap sama meski anaknya telah tumbuh dewasa, bagi Ibu kita tetaplah anaknya yang dulu, anaknya yang selalu Ibu belai dan peluk dipangkuannya, Ibu memberi segala yang terbaik untuk anaknya, kedudukanmu Ibu begitu mulia dan terhormat.

Jumat, 14 September 2012

Anak Kebanggaan Ibu

Alkisah, seorang pemuda terpelajar dan bercita-cita tinggi sedang berpergian naik pesawat dari Surabaya ke Jakarta. Di kursi sampingnya duduk seorang ibu setengah baya dengan pakaian cukup sederhana.

Demi memecahkan keheningan, si pemuda menyapa dan mengajak bicara ibu tersebut.

“Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” Tanya si pemuda.

“Oh, saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapura, Nak. Ini mau menengok anak saya yang ke dua. Dia bekerja di sana.” Jawab ibu itu.

“Wouw…hebat sekali putra ibu.” Pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Lalu dengan didasari rasa ingin tahu yang tinggi pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.

“Kalau saya tidak salah anak yang di Singapura tadi, putra ke dua ya, Bu? Lalu bagaimana dengan kakak dan adik-adiknya?”

“ oh iya…”, si ibu lalu bercerita. “Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat bekerja di perkebunan di Lampung. Yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank nasional di Purwokerto dan yang ketujuh menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi terkemuka di Semarang.”

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ketujuh.

“Lalu bagaimana anak pertama ibu?”

Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja, Nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.” Kata sang ibu dengan tatapan mata menerawang.

Pemuda itu lantas segera menyahut.

“Maaf ya Bu…sepertinya ibu agak kecewa ya, dengan anak ibu yang pertama. Karena adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia hanya menjadi seorang petani?”

Apa jawab sang ibu…???

Dengan tersenyum ibu itu menjawab: saya Paling Bangga dengan anak pertama saya. Karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani. Dia pula yang memacu semangat adik-adiknya untuk terus berprestasi di sekolahnya hingga semuanya dapat meraih beasiswa ke pendidikan tinggi.”

Pemuda itu terbengong….


dikutip dari http://forum.indowebster.com

3 komentar:

  1. kadang-kadang kita langsung tidak pernah terfikir yang perta itu mungkin yang paling beerti buat si IBU..

    BalasHapus
  2. sedihlah baca. bagus sangat menyentuh perasaan.

    BalasHapus