Foto saya
cinta dan kasih sayang Ibu tak pernah usai, kasih sayang dan cintanya tetap sama meski anaknya telah tumbuh dewasa, bagi Ibu kita tetaplah anaknya yang dulu, anaknya yang selalu Ibu belai dan peluk dipangkuannya, Ibu memberi segala yang terbaik untuk anaknya, kedudukanmu Ibu begitu mulia dan terhormat.

Kamis, 06 September 2012

suara hati sang Ibunda


anakku yang kusayangi..
tanpa kita sadari waktu berlalu begitu cepat dan kau anakku yang ketika dulu masih kecil. manja dalam pelukan Ibu. kini telah menjadi gadis remaja dan telah mulai belajar arti kehidupan. zaman yang kau lalui saat ini adalah zaman yang penuh cobaan. cobaan yang sering mengganggu iman dan hatimu. perasaan dan nafsumu. yaitu saat dimana kamu ingin merasakan kenikmatan hidup. kamu ingin menjadi manusia yang dipuja dan disanjung banyak orang. kau ingin disayangi dan menyayangi.

anakku yang kusayangi..
jika tiada iman dalam dirimu niscaya hilanglah segala kekuatan. hilanglah segala kebaikan. olehnya itu Ibu berpesan agar engkau berhati-hati dalam berfikir dan bertindak. batasilah kehendakmu dengan rasa takut pada ALLAH. sebab tiada seorang hambapun yang luput dari perhatian dan penilaian ALLAH.

anakku yang kusayangi..
seringkali Ibunda menangis melihat perubahan dirimu. dulu kau tidak seperti ini. engkau seorang anak yang taat pada perintah Ibu. yang malu bila auratmu terbuka walaupun tertiup angin. kau amat teliti dan berhati-hati dalam menjaga Shalat-Shalatmu dan kau suka jika Ibu ceritakan engkau tentang ketokohan wanita-wanita dahulu. anakku saat itu Ibu tanam satu harapan padamu kiranya kau besar nanti kau akan menjadi wanita solehah.

anakku yang kusayangi..
wanita itu diciptakan ALLAH dengan penuh keindahan. unik dan menakjubkan. pandai-pandailah engkau mensyukuri nikmat yang telah diberikan ALLAH itu. jikapun kau cantik jangan biarkan dirimu dikuasai rasa takjub. bangga atas keindahan wajahmu. masih banyak orang yang memiliki kelebihan diatasmu. janganlah kau permainkan perasaan lelaki atas kecantikan wajahmu. jagalah dan syukurilah serta takutlah pada ALLAH atas balasan yang dijanjikan pada mereka hambanya yang tiada pandai mensyukuri nikmatnya dengan baik. jagalah auratmu apalagi sedang berurusan dengan lelaki. tanamkan rasa malu dihatimu. tanamkan kehati-hatian pada lelaki yang bukan muhrimmu. biarlah mereka menganggapmu tiada secantik bidadari asalkan kau dapat pertahankan sebutan sebagai wanita solehah dalam pandangan ALLAH. dan tentunya kau dipandang paling cantik disisinya.

anakku yang kusayangi ..
saat kau berpakaian. maka sebenarnya untuk menutup kulitmu. untuk melindungi bentuk tubuhmu. dari pandangan para lelaki. olehnya itu longgarkanlah pakaianmu sesuai dengan cara berpakaian seorang wanita solehah dan beriman. dan pakaianmu tidak menyerupai pakaian wanita-wanita yang dihatinya tidak ada rasa takut akan azab ALLAH. wahai anakku perhatikanlah hadits dari Nabi S.A.W ini. " sesungguhnya diantara para penduduk neraka ialah wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang ( pakaiannya tidak berfungsi sebagai pakaian untuk menutup aurat ) perempuan-perempuan yang condong kepada maksiat dan berusaha menarik orang lain melakukan maksiat. mereka ini tidak mungkin akan masuk syurga selama-lamanya dan tak akan dapat mencium baunya selama-lamanya.

anakku yang kusayangi..
sabarlah dalam melaksanakan perintah-perintah ALLAH biarpun engkau merasakan beratnya. setiap petunjuk ALLAH itu tiada yang sia-sia. sesungguhnya ALLAH tiada akan pernah memberati hamba-hambanya apalagi menzaliminya. sabar yang kau lakukan tentulah dalam penilaian dan penglihatan ALLAH. dan pasti ALLAH akan mengeruniakan kepadamu ganjaran pahala yang besar. tanamkan rasa kasih sayang dan cinta pada ALLAH anakku. bila kau menyayangi seseorang tentunya segala perintahnya akan kau turuti tanpa bantahan dan begitulah dengan perintah ALLAH yang jauh lebih dari segalanya. turutilah wahai anakku. ikutilah tanpa protes. dan semiga kau dikaruniai kekuatan untuk mengikuti langkah-langkah yang diridhai ALLAH. itulah do'a dan harapan Ibu dan Bapak padamu anakku..

dari seorang Ibu yang sangat mencintai anaknya

 

dikutip dari resensi.net dengan sedikit tambahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar